Spanyol 3-0 Serbia
Spanyol berhasil mengalahkan Serbia dengan skor telak 3-0 di Estadio de la Ceramica dalam pertandingan bertajuk international friendly yang digelar pada Sabtu (28/3/2026). Brace Mikel Oyarzabal dan satu gol Victor Munoz memastikan La Furia Roja pesta gol, dimana tim tamu tidak mampu membalas.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan. Pada menit kelima, Alex Baena mencoba peruntungan lewat tembakan melengkung dari sudut sempit, namun bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang.
Serbia tidak tinggal diam dan sempat memberikan ancaman melalui skema lemparan jauh ke dalam kotak penalti. Meski begitu, penjaga gawang Unai Simón tampil sigap dengan mengamankan bola tanpa kesulitan berarti.
Keunggulan Spanyol akhirnya tercipta pada menit ke-16 melalui aksi Mikel Oyarzabal. Berawal dari kerja sama rapi di area depan kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras kaki kiri yang tak mampu dihentikan oleh Vanja Milinković-Savić.
Tak berselang lama, tepatnya tiga menit kemudian, Spanyol nyaris menggandakan keunggulan. Lamine Yamal melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, tetapi bola hanya membentur tiang gawang dan gagal berbuah gol.
Sepanjang babak pertama, tekanan Spanyol terus berlanjut dan membuat lini pertahanan Serbia bekerja ekstra keras. Fermín López sempat mencetak gol pada menit ke-36, namun wasit menganulirnya karena bola terlebih dahulu mengenai tangannya.
Menjelang turun minum, Spanyol akhirnya berhasil menambah keunggulan melalui gol kedua Mikel Oyarzabal. Pada menit ke-44, ia memanfaatkan umpan dari Pau Cubarsí sebelum melepaskan tembakan jarak jauh spektakuler ke sudut atas gawang, menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, Spanyol langsung melakukan dua pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan tetap tinggi. Dani Olmo dan Pablo Fornals masuk menggantikan Pedri serta Fermín López.
Serbia sempat membuat kejutan pada menit ke-51 melalui aksi akrobatik Veljko Birmančević. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena terjadi pelanggaran terhadap Marc Cucurella dalam proses serangan.
Upaya Serbia untuk bangkit kembali terlihat beberapa menit kemudian melalui Filip Kostić. Ia mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-54, tetapi bola masih mudah diamankan oleh Unai Simón.
Memasuki menit ke-60, Serbia melakukan perubahan besar dengan memasukkan empat pemain sekaligus guna menambah energi di lapangan. Luka Jović, Saša Lukić, Lazar Samardžić, dan Mijat Gaćinović diturunkan dari bangku cadangan.
Dominasi Spanyol akhirnya kembali berbuah gol pada menit ke-72 melalui kombinasi apik di lini depan. Ferran Torres memberikan umpan backheel cerdik yang dimanfaatkan dengan baik oleh Víctor Muñoz untuk menaklukkan Vanja Milinković-Savić.
Menjelang akhir laga, Spanyol terus menciptakan peluang berbahaya untuk menambah keunggulan. Dani Olmo sempat mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-85, tetapi penyelesaiannya masih mampu digagalkan oleh Milinković-Savić, hingga akhirnya pertandingan ditutup dengan kemenangan meyakinkan 3-0 untuk Spanyol.
Susunan Pemain
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi (Cristhian Mosquera 83′), Marcos Llorente; Pedri (Dani Olmo 46′), Rodri (Martin Zubimendi 77′); Alex Baena (Yeremy Pino 77′), Fermin Lopez (Pablo Fornals 46′), Lamine Yamal (Victor Munoz 63′); Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 63′)
Pelatih: Luis de la Fuente
Serbia (4-2-3-1): Vanja Milinkovic-Savic; Aleksa Terzic (Dejan Joveljic 76′), Strahinja Pavlovic (Strahinja Erakovic 83′), Nikola Milenkovic, Ognjen Mimovic (Kosta Nedeljkovic 83′); Nemanja Gudelj (Sasa Lukic 60′), Aleksandar Stankovic (Stefan Bukinac 76′); Filip Kostic (Mijat Gacinovic 60′), Sergej Milinkovic-Savic, Veljko Birmancevic (Lazar Samardzic 60′); Aleksandar Mitrovic (Luka Jovic 60′)
Pelatih: Veljko Paunović
Statistik
Pertandingan antara Spanyol dan Serbia menunjukkan dominasi yang sangat jelas dari kubu Spanyol dalam hampir semua aspek permainan. Dari segi serangan, Spanyol mencatatkan 14 tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran, sementara Serbia hanya mampu melepaskan 2 tembakan yang semuanya mengarah ke gawang.
Penguasaan bola juga menjadi milik Spanyol dengan persentase mencapai 71% berbanding 29%, yang mencerminkan kontrol permainan yang begitu kuat sepanjang laga. Hal ini semakin diperkuat dengan jumlah operan yang sangat timpang, yakni 743 operan untuk Spanyol dan hanya 253 untuk Serbia, dengan akurasi operan masing-masing 93% dan 81%.
Dalam aspek permainan fisik, Spanyol melakukan 12 pelanggaran sedangkan Serbia mencatatkan 8 pelanggaran, menunjukkan duel yang cukup intens meski tetap terkendali. Menariknya, tidak ada kartu kuning maupun kartu merah yang dikeluarkan wasit sepanjang pertandingan, menandakan laga berlangsung relatif bersih.
Untuk situasi lainnya, Spanyol juga lebih unggul dalam jebakan offside dengan catatan 2 kali dibandingkan 1 milik Serbia. Selain itu, Spanyol memperoleh 5 tendangan sudut, jauh lebih banyak dibandingkan Serbia yang hanya mendapatkan 1 peluang dari sepak pojok.
Man of The Match – Mikel Oyarzabal

Mikel Oyarzabal tampil menonjol dalam laga melawan Serbia dengan kontribusi besar selama 63 menit berada di lapangan. Ia menjadi pusat ancaman bagi pertahanan lawan dengan mencetak dua gol dari dua tembakan tepat sasaran, menunjukkan efektivitas yang sangat tinggi.
Sepanjang pertandingan, ia mencatatkan 33 sentuhan bola dengan sembilan di antaranya terjadi di dalam kotak penalti, yang menandakan pergerakannya konsisten di area berbahaya. Aktivitasnya tersebut membuat lini belakang Serbia kesulitan mengantisipasi ruang gerak yang ia ciptakan.
Dalam hal distribusi bola, Oyarzabal juga tampil cukup efisien dengan mencatatkan 13 umpan akurat dari 18 percobaan. Ia turut menyumbang satu dribel sukses serta dua umpan panjang yang tepat sasaran, menambah variasi kontribusinya di lapangan.
Meskipun tidak mencatatkan assist, dua gol yang dicetaknya pada babak pertama sudah cukup memberi dampak besar terhadap jalannya pertandingan. Penampilan yang efektif dan menentukan ini menjadikannya sosok paling layak untuk menyandang predikat pemain terbaik dalam laga tersebut.
Catatan Pertandingan
Mikel Oyarzabal menunjukkan perkembangan peran yang signifikan setelah sebelumnya kerap dimainkan sebagai pemain pengganti di Euro 2024. Ia tampil sangat menentukan dengan mencetak gol kemenangan di final melawan Inggris, yang menjadi titik balik posisinya sebagai pemain inti.
Penyerang Real Sociedad itu kini semakin konsisten dengan mencatatkan 10 kali menjadi starter secara beruntun bersama Spanyol. Dalam rangkaian tersebut, ia selalu terlibat langsung dalam gol dengan torehan total 11 gol dan 5 assist, menunjukkan kontribusi yang stabil dan produktif.
Meski bermain di tengah kehadiran talenta besar seperti Lamine Yamal, Oyarzabal mampu membuktikan dirinya sebagai sosok kunci di lini serang. Performa tersebut menguatkan posisinya sebagai salah satu andalan utama Spanyol untuk menghadapi kompetisi besar seperti Piala Dunia.
Pertandingan Berikutnya
Spanyol akan menjamu Mesir di Estadio La Cartuja de Sevilla dalam lanjutan international friendly yang digelar pada 1 April 2026. Di sisi lain, Serbia akan menjamu Arab Saudi di Stadion Rajko Mitic untuk lanjutan international friendly yang digelar pada 31 Maret 2026. Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di International Friendly. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



